Misteri Grup Sebelah

Seiring dengan perkembangan sosial media dan instant Mesengger yang sangat pesat, arus komunikasi menjadi sesuatu yang sangat deras sekali. Ratusan bahkan ribuan pesan baru muncul di kotak masuk dari berbagai aplikasi pesan singkat di ponsel pintar kita. Maka jangan heran kalau ada beberapa pesan yang terlewat atau bahkan terlambat untuk direspon.

Salah satu kebiasaan baru yang timbul akibat perubahan ini adalah kebiasaan berbagi. Ketika berbagi menjadi semudah mengetuk satu tombol ‘share’ atau cukup diforward ke kontak lainnya. Mulai dari peristiwa bencana, beasiswa, penggalangan dana, acara yang unik, sampai dengan berita hoax, semua menuju satu titik: virality. Voila! Redundansi informasi menjadi hal yang tak terelakkan lagi. Terlebih keinginan untuk menjadi yang pertama membagikan informasi di suatu kelompok menjadi satu hal yang mendorong seseorang untuk segera membagikan informasi aktual.

Mungkin potongan percakapan berikut pernah kamu temui:

“numpang forward info dari grup sebelah”
“copas dari grup sebelah”

Apa yang saya tangkap dari orang-orang semacam ini? Ketidakpedulian. Sedikit lebih baik jika ada orang yang membagikan informasinya disertai pernyataan bahwa informasi tersebut masih perlu verifikasi kebenarannya. Mungkin bunyinya seperti ini:

“Ada yang bisa verifikasi info ini..?”
“Mungkin ada yang bisa verifikasi infonya?”

Ya. Salah satu kebiasaan buruk dalam berkomunikasi adalah segera menyebarkan informasinya tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu. Saya pun pernah melakukannya. Maklum, khilaf. Dampaknya apa? Jelas informasi yang tidak benar menyebar di berbagai kelompok. Lebih jauhnya jika informasi yang disampakan merupakan informasi palsu, bayangkan berapa banyak orang yang tertipu? Mengerikan…

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan sebelum membagikan suatu pesan baru ke orang atau grup lain:

Cek informasinya. Beberapa pesan menyertakan kontak atau halaman web yang bisa dituju untuk infromasi lebih lanjut. Baiknya kamu cek terlebih dahulu kebenaran situs dan kontak yang diberikan. Pastikan situs tersebut bukan tergolong situs penipuan.

Bagaimana jika informasinya terlalu minim? Mungkin pertanyaan tersebut bisa terjawab oleh saran berikutnya.

Cari info di tempat lain. Informasi-informasi seperti event, diskon, atau lowongan kerja lazimnya memiliki informasi di berbagai kanal lainnya, seperti social media event organizer, official website vendor dan halaman lowongan kerja di website perusahaan bersangkutan.

Tambahkan sumber informasi yang jelas sebelum membagikan suatu pesan. Hal ini terasa sederhana, namun pastinya memberikan kepercayaan informasi yang lebih tinggi. Contohnya sebagai berikut:

Jadi, jangan sembarang share pesan lagi ya! Apalagi dari grup sebelah. :p

17 Replies to “Misteri Grup Sebelah”

  1. reytia

    Hoahh gemes banget emg sama copas dr grup sebelah ini. Apalagi grup yg banyak ibu2nya maklum lah ye kami wanita makhluk emosionil.. hahaha. Trus kalo udh ditanya sumbernya dr mana bingung krn grup sebelahnya juga copas dr grup sebelah… Mana tg dicopas segala macem (anak diculik, katanya diculik pembantunya etapi taunya katanya pembantunya adalah ibunya. Auk ah) Ada jg yg copas foto dajjal :))

    Reply
  2. Uci

    Salam kenal kang.. Kadang suka copas atau share.. Ngga lihat lagi valid date nyaaa, misal minta vote, haha di share padahal udah ditutup pollingnya :))

    Reply
  3. dyahsynta

    Ih bener banget -_- Langsung inget masa-masa BBM, orang tua saya hobi banget ‘kemakan’ sama hoax-hoax broadcast message. Apalagi yang bertema kesehatan :))

    Reply
    • Rifqi

      Itu pr banget sih. Ngajarin ortu make gadget udah sulit, ngebantu biar gak kemakan hoax lebih sulit lagi 🙁

      Reply
  4. Chika

    Aku hampir udah gak pernah reshare pesan BC. Bacanya aja maless…
    Prefer share tulisan sendiri, atau tulisan yg kita dapat langsung dr si penulis. Fresh from the oven gitu..

    Reply
  5. Chika

    Kok comment aku gak ada? Yaudah comment lagi…

    Aku kenalnya dengan skeptical think.
    Bukan suudzon justru tabayun…

    Reply
    • Rifqi

      belum sempet diapprove teh yg kemarin tea :))
      Iya skeptis perlu banget, apalagi zaman sekarang, informasinya ngaliiir terus..

      Reply
  6. Mia

    Aku bc hanya hal yang bener2 kita tau infonya
    Selain drpd itu ya dipertimbangkan apalagi kalo idul Fitri dan moment event pasti bc berentet

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *